Jelly Gamat Menuntaskan Hepatitis C

Awal penderitaan Waskito pada malam tanggal 25 juni 2007  untuk menegakkan badan pun memerlukan bantuan orang lain, nafasnya tersenggal- senggal dari hasil doagnosa dokter Waskito mengidap penyakit paru-paru basah dan 11 hari ia di opname sambil mengkonsumsi obat antibiotik jenis Streptomycin, Di rumah sakit dokter mendiagnosa Waskito mengidap Hepatitis C, tubuhnya sering letih dan nafsu makannya berkurang demam dan batuk ikut mengerogoti badannya  peningkatan kadar SGOT dan SGPT 20-40 kali dari normal kendala pada hati ambang normalnya SGOT dan SGPT 12-17

Dari hasi cek laboratorium menunjukkan kadar bilirubin mencapai 3,48 mg% padahal normalnya mestinya 1 mg% itu menyebabkan warna urin menjadi merah seperti the dan bola mata pada kulit berwarna kuning ,  SGPT dan SGOT merupakan parameter untuk menentukan kesehatan hati akibat serangan virus atau bakteri dan atas saran dokter ia memakan 7 telor untuk memasok kebutuhan albumin bagi tubuh  karena kadar albumin pada penderita heoatitis umumnya rendah.

Akhirnya Waskito mencoba mengkonsumsi jelly gamat setelah berbagai cara penyembuhan di tempuh tapi takkunjung ada hasil, ia mengkonsumsi jelly gamat 2 sendok makan 2 kali dan tiga bulan ruti ia mengkonsumsi jelly gamat Waskito merasa segar bugar dan itu di buktikan dengan hasil ters laboratorium yang menyatakan ia sudah negative hepatitis dan kadar bilirubin SGPT dan SGOT nya kembali normal.

Teripang atau jelly gamat mengandung 86% protein yang mudah di cairkan oleh enzim pepsin kandungan proteinnya yang tinggi berperan sebagai immunomodulator alias pembangun sistem kekebalan tubuh protein dan 16 asam amino essensial ampuh dalam meregenerasi sel dan memperkuat hati untuk antibodi, teripang mempunyai sifat yang mudah larut dalam air membuatnya langsung terserap di dalam hati tanpa mengalami detoksifikasi dan ekstraknya membantu untuk memperbaiki fungsi hati menurut penelitian Prof Dr Ridzwan Hashim dari universitas kebangsaan Malaysia.